Kamis, 12 Mei 2016

Presiden LFP Akui Adanya Dugaan Pengaturan Skor di dalam Liga Spanyol


Pelangibet - Menurut Tebas, pengaturan skor masih ada di dalam Liga Spanyol. “Dari total 380 pertandingan tiap musimnya, sangat memungkinkan adanya pengaturan skor. Beberapa laga diketahui secara pasti sementara sebagian hanya dicurigai saja,” ujar Tebas seperti dikutip dari El Mundo.

“Kami mendapatkan informasi ini dari intelijen yang mengumpulkan bukti dan info, khususnya dari internet. Saya tidak bisa berkata lebih banyak lagi (karena dirahasiakan). Pengaturan skor ini terjadi setidaknya tiga atau empat pertandingan di Primera dan tujuh atau delapan laga di Divisi Segunda,” ungkap Presiden LFP tersebut.

Javier Tebas pun mengungkapkan pihaknya selalu berusaha untuk mengusut dan menghukum oknum yang melakukan tindakan pengaturan skor atau pemain yang terlibat perjudian.

“Kecurigaan bukan berarti pertandingan tersebut sudah pasti diatur. Akan tetapi kecurigaan ini membuat kami menyelidiki lebih dalam. Jika ditemukan kejanggalan, maka kami akan menyerahkan kepada pihak kepolisian.”


Faktor pendapatan pesepakbola disinyalir menjadi alasan terjadinya pengaturan skor. Fenomena ini sangat berhubungan dengan krisis ekonomi yang melanda Spanyol. Ketika pesepakbola yang mendapatkan lebih sedikit uang dan adanya keterlambatan pembayaran gaji karena faktor ekonomi yang menjerat klub, diduga para atlet ini akan mencari uang tambahan. Situasi ini dikarenakan tidak adanya monitoring dan pengawasan. Jika adanya pengawasan terhadap klub, maka resiko pengaturan skor akan berkurang.

Pada saat yang sama, Tebas pun mengkritik Federasi Sepak Bola Spanyol karena tidak pernah mengentaskan persoalan pengaturan skor.

“Ini adalah tugas Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk meminimalisir kejadian seperti ini. Jika tidak, maka liga akan berantakan. Presiden RFEF tidak percaya mengenai adanya pengaturan skor. Menurut saya, sudah saatnya dia percaya. Federasi sudah bertindak sembrono dengan ketidak-peduliannya. Orang-orang disekitar presiden Federasi pun enggan mengangkat situasi yang sebenarnya,” tegas pria kelahiran Costa Rica ini.


Sedangkan untuk memberantas perjudian, LFP menggelontorkan dana sebesar 2 (dua) juta euro tiap musimnya untuk mengusut tindakan tidak terpuji ini.

“Kami memiliki unit khusus yang tugasnya menyelidiki dengan biaya sebesar 2 (dua) juta euro tiap musimnya. Kami bertindak serius, namun apa daya jika Federasi tidak ambil bagian, dimana FIFA atau UEFA selalu mengingatkan kami untuk lebih aktif memberantas perjudian dan pengaturan skor.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar