Senin, 02 Mei 2016

Leicester Juara Setelah Tottenham ditahan Imbang 2 - 2 di Stamford Bridge


Leicester City akhirnya tampil sebagai juara Liga Primer Inggris musim 2015-16. Sukses itu mereka raih setelah Tottenham Hotspur hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Chelsea, Selasa (3/5/2016) dini hari WIB. Hasil imbang itu tidak memungkinkan lagi bagi Tottenham untuk mengejar ketinggalan tujuh poin dari Leicester City dalam dua laga tersisa Premier League musim ini. Setelah menjalani 36 laga, tim asuhan Claudio Ranieri itu mengumpulkan 77 poin hasil dari 22 kemenangan, 11 kali seri, dan cuma tiga kali kalah. Saat ini, mereka unggul tujuh angka dari Spurs.

Ini adalah titel Premier League pertama untuk Leicester City. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka di level tertinggi liga Inggris adalah menjadi runner-up pada 1928/1929. The Foxes sebelumnya menjuarai divisi kedua Liga Inggris (Divisi Championship) sebanyak tujuh kali. Terakhir kali adalah di musim 2013/2014. Sementara di divisi ketiga, Leicester pernah juara satu kali.


Leicester City menjadi juara untuk pertama kalinya setelah 48 musim tampil di level tertinggi Liga Inggris. Periode penantian tersebut merupakan yang terlama dalam sejarah klub Inggris. Dalam catatan Gracenote, Leicester mematahkan rekor Derby County yang harus melewati 46 musim sebelum memenangi gelar liga pertama mereka pada 1971/1972. Dengan keberhasilan Leicester musim ini, Liga Inggris memunculkan juara baru setelah 38 tahun. Kali terakhir Liga Inggris dimenangi oleh sebuah tim yang baru pertama kali juara adalah pada musim 1977/1978 saat Nottingham Forest tampil sebagai kampiun.


Fakta menarik juga dirasakan sejumlah pemain pilar Leicester. Kiper Kasper Schmeichel akhirnya bisa mengikuti jejak ayah kandungnya, kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, dengan menjadi juara Premier League. Catatan emas juga dibukukan Riyad Mahrez dan Wes Morgan. Keduanya menjadi pemain pertama dari Aljazair dan Jamaika yang bisa menjuarai Premier League.


Bagaimana dengan pelatih Claudio Ranieri? Dengan usia 64 tahun, dia menjadi pelatih tertua yang mengangkat trofi Premier League untuk pertama kalinya. Ini juga adalah gelar juara liga pertamanya di level tertinggi selama menjadi manajer Ranieri bukan orang Italia pertama yang sukses menjuarai Premier League sebagai manajer. Sebelumnya, ada Carlo Ancelotti dan Roberto Mancini. Ancelotti lebih dulu membawa Chelsea menjadi juara Premier League pada 2009/2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar