Cristiano Ronaldo mengatakan dia ikut merasa sedih dengan air mata Lionel Messi menyusul kekalahan Argentina di Copa America Centenario dari Chile beberapa waktu lalu. Bahkan rival abadi Messi itu mendesak agar rival kuatnya itu untuk mempertimbangkan kembali keputusan untuk pensiun dari sepakbola internasional.
Misi Messi untuk memenangkan Copa America berakhir dengan kekecewaan besar ketika Argentina kalah dari Chile di final dalam drama adu penalti di mana superstar Barcelona itu menjadi penendang pertama Argentina dan gagal menyarangkan bola ke gawang. Ini adalah keempat kalinya Messi telah merasakan kekalahan di final internasional, atau ketiga berurut-turut dalam tiga tahun terakhir, dan ia pun mengumumkan pensiun dari sepakbola internasional setelah merasakan rasa frustrasi yang luar biasa akibat kekalahan beruntun ini.
Superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengklaim bahwa Lionel Messi tidak terbiasa menjadi nomor dua. Ia pun sedih melihat Messi menangis. Superstar Barcelona Lionel Messi dan superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo telah menjadi saingan besar selama bertahun-tahun sebagai pemain terbaik dunia, di mana keduanya saling bertarung dalam memperebutkan trofi bersama klub dan Ballon D’or sebagai pencapaian pribadi.
Tapi Ronaldo, menjelang laga Portugal di semi-final Euro 2016 melawan Wales, mengatakan bahwa Lionel Messi dibutuhkan sepak bola internasional dan menegaskan bahwa Messi harus mempertimbangkan kembali keputusannnya untuk mundur dari kancah internasional.
“Messi telah mengambil keputusan yang sulit dan orang-orang harus memahami pilihannya itu. Dia tidak terbiasa dengan kekalahan dan kekecewaan, bahkan tidak terbiasa menjadi nomor dua. Gagal dalam penalti tidak membuat Anda seorang pemain yang buruk,” kata Ronaldo sebagaimana yang dilansir oleh Mundo Deportivo.
“Sungguh menyakitkan melihat Messi menangis, dan saya berharap dia kembali ke negaranya, karena mereka membutuhkannya.”
=======================================================================



Tidak ada komentar:
Posting Komentar