Baru tiga minggu berlalu sejak pemecatannya, dan Chelsea sudah move on, memutuskan untuk menanggalkan semua kenangan soal mantan pelatih mereka itu, Jose Mourinho.
Sebelumnya, Chelsea memiliki sebuah dinding papan khusus di luar stadion mereka di Stamford Bridge di mana para fans bisa berfoto bersama seolah-olah menjadi bagian dari skuad. Pendukung akan duduk atau berdiri di sebelah Jose sementara seorang teman menangkap momen khusus dengan kameranya. Tapi fans yang tiba di Stamford Bridge pada hari Minggu akan menemukan mereka tidak bisa lagi memberi penghormatan kepada manajer yang memenangi tiga gelar Premier League dalam dua periode berbeda di klub. Dinding khusus yang memperlihatkan figur Mourinho telah hilang dicopot, seperti dilaporkan koresponden ESPN Liam Twomey.
Jose Mourinho sempat kembali ke pusat latihan Chelsea, Cobham, sehari setelah pemecatannya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain namun ternyata tidak semua anggota skuadnya ada di sana untuk menerima pidato perpisahan sang mantan manajer, sebuah langkah penghinaan lain kepada Mourinho bahkan ketika ia sudah bukan lagi manajer klub.
Sementara pengacara Mourinho menyelesaikan negosiasi pembayaran pesangonnya, pelatih berusia 52 tahun itu berusaha berbicara dengan skuad untuk terakhir kalinya pada hari yang sama ketika pemilik klub Roman Abramovich datang ke pelatihan klub dan berbicara langsung kepada para pemain tentang keputusannya untuk memecat Mourinho.
Sang milyarder Rusia itu berbicara dalam bahasanya sendiri sebelum kata-katanya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disampaikan kepada para pemain. Menurut Daily Mail, Roman Abramovich mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin memecat Mourinho tapi merasa dia tidak punya pilihan lain kecuali melakukannya setelah serangkaian penampilan yang telah melihat The Blues menderita sembilan kali kekalahan di ajang Liga Premier itu sendiri.
=======================================================================


Tidak ada komentar:
Posting Komentar